Nilai Produksi Perikanan Tangkap Kabupaten Kaur Tahun 2019 - 2024

Nilai produksi perikanan tangkap di Kabupaten Kaur pada tahun 2024 menunjukkan kontribusi ekonomi yang signifikan dari ekosistem perairan darat seperti rawa, sungai, dan danau. Ikan Gabus dan Ikan Sepat di wilayah rawa menjadi primadona nilai produksi dengan capaian masing-masing sebesar Rp296,5 juta dan Rp301,3 juta menggunakan alat tangkap jaring insang tetap. Selain itu, Ikan Nila dan Ikan Mujair secara konsisten menyumbang nilai produksi yang besar di seluruh jenis perairan, dengan total akumulasi dari wilayah rawa saja mencapai lebih dari Rp468 juta. Komoditas bernilai tinggi per kilogram juga memberikan dampak besar terhadap total nilai produksi daerah, seperti Ikan Sidat di perairan sungai yang mencapai Rp68,8 juta dengan harga Rp80.000/kg, serta Lobster Air Tawar yang menyumbang total Rp110 juta dari hasil tangkapan di rawa dan sungai. Meskipun volume tangkapan di ekosistem danau cenderung lebih kecil dibandingkan rawa dan sungai, keragaman jenis ikan seperti Depik, Udang, dan Baung tetap menjaga stabilitas nilai produksi di angka belasan hingga puluhan juta rupiah per jenis komoditas. Secara keseluruhan, nilai produksi perikanan tangkap Kaur tahun 2024 didorong oleh penggunaan alat tangkap tradisional yang efektif seperti bubu dan jaring insang, yang mampu mengoptimalkan potensi ekonomi sumber daya lokal.

Data and Resources

Additional Info

Field Value
Source datasets.kaurkab.go.id/dataset/nilai-produksi-perikanan-tangkap-kabupaten-kaur-tahun-2019-2024
Author Dinas Perikanan
Maintainer Dinas Perikanan
Last Updated February 15, 2026, 09:14 (UTC)
Created February 15, 2026, 06:08 (UTC)